Chat Admin

Blog

informasi seputar wisata dalam negeri & mancanegara


Wajib Baca - Syarat Dan Rukun Haji

FEBRUARY 13, 2020 - ADMIN

Seluruh umat muslim pasti mengetahui bahwa Haji adalah rukun islam kelima setelah syahadat, shalat, zakat dan puasa, haji wajib dilakukan sekali dalam seumur hidup oleh muslim yang mampu baik secara fisik maupun financial. Haji secara bahasa artinya mengunjungi atau menyengaja sedangkan menurut istilah Haji ialah berziarah atau berkunjung ke baitullah dengan niat ibadah Lillahita’ala yang dilakukan dengan cara cara sesuai dengan aturan. Berikut ini akan dijelaskan apa syarat – syarat Haji, wajib Haji, dan rukun Haji.


Syarat Wajib Haji
Syarat yang wajib dipenuhi bagi seseorang sehingga wajib baginya untuk melaksanakan ibadah Haji adalah sebagai berikut :


1. Islam
2. Berakal
3. Baligh
4. Merdeka (Bukan Budak)
5. Mampu

Rukun Haji
Rukun Haji adalah kegiatan yang wajib dilakukan dalam melaksanakan ibadah haji, jika tidak dikerjakan maka hajinya tidak akan sah atau batal.Rukun Haji tersebut ialah sebagai berikut :

  1. Ihram yaitu dalam menjalankan ibadah haji wajib menggunakan pakaian ihram yaitu berwarna putih dan tanpa jahitan dengan niat haji di miqot
  2. Wukuf yaitu berdiam diri, berdzikir dan berdoa di padang arafah pada tanggal 9 dzulhijah sejak tergelincirnya matahari sampai terbit fajar pada 10 dzulhijah.
  3. Tawaf Ifadhah yaitu mengelilingi ka’bah sebanyak tujuh kali putaran dan melakukan lempar jumrah aqobah pada 10 dzulhijah.
  4. Sa’i ialah berlari kecil diantara bukit shofa dan marwah sebanyak tujuh kali.
  5. Tahallul ialah mencukur rambut dengan minimal tiga helai rambut.
  6. Tertib yaitu dikerjakan secara berurutan mulai dari Ihram, Wukuf, Tawaf Ifadhah, Sa’i, dan Tahallul.


Wajib Haji
Wajib Haji ialah sesuatu yang wajib untuk dikerjakan dan jika tidak dikerjakan maka harus membayar dam atau denda tetapi hajinya tetap sah. Wajib haji ialah sebagai berikut :

  1. Ihram dari miqot, ialah miqot makani dan zamai yang sudah ditentukan.
  2. Bermalam di Muzdalifah
  3. Melempar jumrah di Mina selama tiga hari, sehari tiga lemparan dan masing – masing tujuh batu.
  4. Bermalam di Mina pada hari Tasyrik yaitu pada tanggal 11, 12, dan 13 dzulhijah.
  5. Tawaf wada ialah melakukan tawaf perpisahan sebelum meninggalkan Mekah.

Meninggalkan larangan – larangan saat Ihram, berikut adalah larangan – larangan saat Ihram :
• Untuk jamaah laki – laki dilarang memakai pakaian berjahit dan memakai penutup kepala.
• Untuk jamaah perempuan dilarang memakai penutup wajah dan sarung tangan.
• Untuk laki – laki dan perempuan dilarang memakai parfum, mencukur rambut, menikah, berburu atau membunuh binatang dan melakukan hubungan suami istri.


Perbedaan Haji dan Umrah
Haji dan Umrah sama sama ibadah yang dilakukan di Tanah Suci Mekah. Haji merupakan rukun Islam yang kelima sedangkan umrah bukanlah rukun Islam.
Selain perbedaan yang mendasar tersebut masih ada perbedaan lainnya yang harus diketahui oleh seluruh umat Muslim.Supaya bisa memaknai dengan baik berikut adalah perbedaan Haji dan Umrah :


1. Perbedaan Waktu Haji dan Umrah
Dilihat dari segi waktu pelaksanaannya Haji memiliki waktu yang terbatas dibandingkan Umrah, Haji hanya dapat dilakukan pada bulan dzulhijah. Firman Allah SWT dalam surah Al-baqarah:197 “Musim haji itu (berlangsung) pada bulan yang telah diketahui”.
Sementara Umrah dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun karena didalamnya tidak terdapat rukun wukuf di Arafah yang dilakukan pada tanggal 9 dzulh





jah.
2. Hukum Menunaikan Haji dan Umrah
Dilihat dari segi hukum Haji dan Umrah memiliki hukum yang berbeda. Haji wajib hukumnya dilakukan oleh muslim yang mampu. Berdasarkan surah Ali Imran : 97 “Mengerjakan Haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (Bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari (kewajiban haji) maka sesungguhnya Allah maha kaya,dari semesta alam.”
Dengan demikian, orang muslim yang mampu dari segi spiritual, financial maupun fisik wajib hukumnya menunaikan ibadah haji. Dan jika orang yang mampu tetapi tidak menunaikan haji adalah tergolong orang yang murtad.
Berbeda dengan haji, pendapat para ulama tentang umroh berbeda – beda. Sebagian menilai umrah wajib dikerjakan sekali seumur hidup dan sebagian lainnya menyatakan hukumnya sunah.


Ulama yang menyatakan umrah wajib mendasarkan pada surat al-Baqarah : 196, “dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah untuk Allah”.
Sebaliknya yang menyatakan umrah sunah, mendasarkan kepada riwayat dari jabir, bahwa Nabi pernah ditanya mengenai umrah wajib atau tidak. Dan beliau menjawab “Tidak, dan ketika kau umrah maka itu lebih baik bagimu” (HR at-Tirmidzi).


3. Perbedaan Rukun Antara Haji dan Umrah
Terdapat perbedaan antara rukun haji dan umrah yaitu rukun haji adalah niat ihram, wukuf di arafah, tawaf, sai, dan memotong rambut. Sedangkan dalam umrah, tidak ada rukun wukuf di arafah. Sedangkan empat rukun lainnya sama.
Di indonesia antrian haji mencapai 8 sampai 10 tahun tetapi di Royal Indonesia Travel tidak perlu mengantri yaitu dengan Haji Furoda. Apa itu haji furoda? Haji Furoda adalah haji yang visa hajinya diperoleh melalui undangan langsung dari kerajaan Saudi Arabia diluar kuota visa haji yang sudah dijatahkan kepada kemenag RI.


Keuntungan haji Furoda yaitu sebagai berikut :


1. Berangkat haji bisa lebih cepat dibanding dengan visa haji reguler.
2. Proses imigrasi di Bandara King Abdul Aziz Jeddah lebih mudah.
3. Tenda pada saat proses Haji, Arofah, Muzdalifah, dan mina tersedia baik dan nyaman.
4. Penginapan di Makkah atau di Madinah jaraknya dekat dengan Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi.
5. Kegiatan ibadah di Tanah Suci Makkah dilakukan lebih khusyu tanpa takut dibayangi askar.

Dalam mengikuti Haji Furoda ada baiknya memilih travel haji yang memiliki izin resmi dari kantor departemen agama seperti Royal Indonesia Travel yang sudah memiliki izin yang terdaftar di Kementrian Agama.


Program Perjalanan Haji Furoda di Royal Indonesia Travel 1441 H / 2020 M akan dilaksanakan pada 23 Juli sampai 20 Agustus 2020 dengan menggunakan pesawat Saudi Arabian Ailines dengan syarat pendaftaran yang mudah yaitu sebagai berikut :


1. Mengisi Formulir Pendaftaran
2. Passpor asli minimal 18 bulan sisa masa berlaku
3. Nama passpor tiga suku kata
4. Pas foto ukuran 2x3 : 5 lembar, 3x4 : 25 lembar, 4x6 : 10 lembar
5. Suami istri menyertakan buku nikah asli
6. Bagi anak – anak menyertakan kartu keluarga orang tua dan akte anak
7. Bagi wanita yang berusia 45 tahun keatas menyertakan Fotokopi akte kelahiran
8. Kartu kuning / suntik meningitis / Surat kesehatan
9. Membayar uang muka / DP sebesar USD 8.000
10. Pelunasan H-45 sebelum keberangkatan
11. Jika visa furoda tidak keluar, uang akan dikembalikan 100%.


Berminat untuk berangkat haji tanpa antrian yang lama? Yuk daftar ke Royal Indonesia Travel 0822-188-188-01

 

foto freepik